15 April 2010

Cara Sabun Bekerja

Sabun merupakan campuran garam natrium atau kalium dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak dengan direaksikan dengan alkali, contohnya natrium atau kalium hidroksida pada suhu 80-100 C melalui suatu proses yang disebut saponifikasi yang dimana lemak akan terhidrolisis oleh basa yang menghasilkan gliserol dan sabun mentah. Sabun terdiri dari 2 jenis yaitu sabun padat dan sabun cair, untuk membuat sabun padat yaitu dengan menggunakan basa NaOH sedangkan untuk membuat sabun cair digunakan basa KOH.

Mekanisme reaksi saponifikasi sabun :




Sabun kok bisa membersihkan kotoran..?





Berapa kali sehari teman-teman mencuci tangan? 3 kali? 5 kali? 10 kali? Banyak di antara kita yang tidak mengerti bagaimana sabun dalam media air dapat membersihkan tangan kita dari minyak yang menempel di tangan.

Cara kerja sabun adalah dengan cara mengikat minyak di dalam air, sehingga akhirnya minyak dan kotoran yang melekat karena minyak dapat dibilas dengan mudah.

Molekul-molekul sabun berbentuk panjang dan tipis. Pada hampir seluruh panjangnya (atau "ekornya") strukturnya tepat sama dengan molekul-molekul minyak, karena itu memiliki afinitas atau keakraban dengan molekul-molekul minyak. Tapi, pada salah satu ujungnya yang lain (atau "kepalanya") ada sepasang atom yang muatan listriknya sedemikian hingga hanya senang bergabung dengan molekul-molekul air, dan kepala inilah yang membuat seluruh molekul sabun menyatu dengan air--membuatnya dapat larut. Sewaktu berenang di dalam air, apabila sekelompok molekul sabun bertemu dengan partikel kotoran berminyak pada pakaian, ekor mereka yang senang berteman dengan minyak akan mengikatkan diri dengan molekul-molekul minyak, sedangkan kepala-kepala membuat molekul-molekul sabun tetap menyatu erat dengan air. Alhasil minyak tertarik kedalam air, selanjutnya partikel kotoran yang semula disandera oleh minyak kini bebas untuk ikut mengalir dengan air.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger