Langsung ke konten utama

Stalagtit dan Stalagmit


Stalagtit dan stalagmit yang sering kita jumpai di goa-goa berasal dari senyawa CaCO3 dengan persamaan reaksi :

Ca(HCO3)2 (l) ----> CaCO3 (s) + H2O (l) + CO2 (g)

Ca(HCO3)2 berupa air yang merembes ke dalam tanah.

Stalagtit adalah batu kapur yang tumbuh dari bagian atas goa menuju ke dasar goa, sedangkan stalagmit tumbuh menjulang dari dasar goa ke atas.

Ca(HCO3)2 yang merembes ke tanah menetes ke dasar goa dan terurai menjadi CaCO3, H2O dan CO2. Ca(HCO3)2 teruuuss menetes dan mengakibatkan penumpukan CaCO3 (CaCO3 mengendap). Nah, penumpukan CaCO3 inilah yang nantinya tumbuh sebagai stalagmit. Sedangkan stalagtit muncul karena Ca(HCO3)2 sudah terurai terlebih dahulu sebelum menetes ke dasar goa sehingga terjadi penumpukan CaCO3 di atap goa.

Stalagtit dan stalagmit yang tumbuh di dalam goa umunya berwarna putih. Hal ini dikarenakan pengaruh atom Ca dalam CaCO3. Atom Ca yang tidak memiliki orbital d tidak memberikan warna yang khas / hanya putih saja.

Harusnya Stalagtit dan Stalagmit ga boleh disentuh lho.....!!
Senyawa CaCO3 membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjadi stalagtit dan stalagmit. Bila kita menyentuh stalagtit atau stalagmit dengan tangan kita sama saja kita menghancurkan karya indah itu. Why??
Tangan kita didominasi oleh zat asam, jadi ketika tangan kita menyentuh stalagtit atau stalagmit terjadi reaksi berikut ini :

CaCO3 (s) + H+ (aq) ----> HCO3- (aq) + Ca 2+ (aq)

Reaksi tersebut membebaskan ion kalsium, sehingga otomatically konsentrasi ion Ca 2+ dalam stalagtit maupun stalagmit berkurang. Dengan kata lain, kita bisa jadi penghambat pertumbuhan stalagtit maupun stalagmit sekalipun kita hanya menyentuhnya karena menyentuhnya berarti mengurangi kadar Ca 2+ dalam stalagtit atau stalagmit itu

Komentar

  1. mantab makasih infonya...
    izin nyedot ya.....

    n jangan lupa kunjung balik

    BalasHapus
  2. wew.. baru tau, kalo ternyata stalagtit or stalagmit ga boleh disentuh.. :)

    BalasHapus
  3. terimakasih atas pertanyaan dan comment nya di postingan artikel saya.
    maaf juga lama gak bales @sayangi bumi kita dan @blogtronyok, memang saya baru sj memutuskan kembali ke dunia blogger..hehhe

    sy udah kunjung balik, blog @sayangi bumi kita dan @blogtronyok kereena abiss dan minta bantuannya jg biar bs eksis. salam kenal, oorang jogja juga...

    BalasHapus
  4. Andreas s.n Purba01 Oktober, 2012 03:15

    thanks....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Sabun Bekerja

Sabun merupakan campuran garam natrium atau kalium dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak dengan direaksikan dengan alkali, contohnya natrium atau kalium hidroksida pada suhu 80-100  ͒C melalui suatu proses yang disebut saponifikasi. Selama reaksi tersebut lemak akan terhidrolisis oleh basa dan menghasilkan gliserol dan sabun mentah. Sabun terdiri dari 2 jenis yaitu sabun padat dan sabun cair, untuk membuat sabun padat yaitu dengan menggunakan basa NaOH sedangkan untuk membuat sabun cair digunakan basa KOH.

Reaksi saponifikasi sabun :





C15H31COONa yang jika dilarutkan dalam air maka akan terionisasi sebagai berikut.

C15H31COONa(aq) → C15H31COO–(aq) + Na+(aq)
Cara Sabun Bekerja




Molekul-molekul sabun merupakan molekul surfaktan yang memiliki bagian kepala dan ekor. Bagian ekor merupakan rantai panjang hidrokarbon (C15H31–) yang bersifat hidrofobik (bagian yang tidak suka air) atau bersifat non polar. Bagian kepala yang tersusun dari ion -COO- , bersifat ionik yang dan po…

Anak Indonesia di Sapporo

"Meimei-chan nihon-jin desuka?"☺☺ Perkenalkan, ini foto Meimei-chan putri pertama dari mba Fara (minta ijin ya mba Far 😊). Mba Fara dan Meimei-chan tinggal di Sapporo menemani Papa Meimei studi lanjut S3 di Hokkaido University. Kakak Meimei juga ga mau kalah pinter sama Papa, sudah hampir 3 tahunan kakak Meimei ikut sekolah di Sapporo. Yup, sekolah dan kesehariannya berkawan dengan nihon no tomodachi, jadinya capciscus deh nihongo nya. Tantenya sampe bingung mau ngajak main, eh diajak main pake nihongo 😰. Hehe dari pengalaman saya berkenalan dengan anak2 Indonesia yang tinggal di Sapporo, saya yang malah merasa perlu belajar nihongo dari mereka 😅

Kalimat pertama yang muncul ketika saya bertemu kakak Meimei "Meimei-chan nihon-jin desuka?" Karena physically kakak Meimei nih Jepang abiss, ditambah saya dengar dia bercakap menggunakan bahasa Jepang dengan lancar. Eh, ternyata anak Indonesia, Papa Mama nya Indonesia tulen lho 😮. Kakak Meimei yang baru p…